Menguak Misteri : Penyebab Utama Pesawat Delay! - ITL Trisakti

Halo #SobatTranslog! Belum lama ini banyak berita yang tersebar di media massa mengenai pesawat yang delay. Apakah Sobat Translog pernah mengalami hal yang serupa? terjebak berjam-jam di bandara, rasa frustrasi dan kecemasan pasti langsung menyeruak, bukan? Keterlambatan penerbangan memang seringkali menjadi permasalahan. Tapi kira-kira, apa saja ya yang menjadi penyebabnya? Yuk, kita bahas bersama!

Pesawat delay merupakan hal yang sangat mungkin dialami oleh penumpang dan dapat terjadi secara tiba-tiba. Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 89 Tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan (Delay Management) pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal di Indonesia, keterlambatan penerbangan adalah terjadinya perbedaan waktu antara waktu keberangkatan atau kedatangan yang dijadwalkan dengan realisasi waktu keberangkatan atau kedatangan.

Ini dia penyebab keterlambatan pesawat terjadi!

  1. Faktor Manajemen Airline

Manajemen Airline melibatkan berbagai faktor kompleks yang saling berkaitan. Mencakup keterlambatan dari sumber daya manusia, armada pesawat, jaringan rute maupun sistem informasi yang mempengaruhi keberangkatan maskapai.  Selain itu, pesawat delay juga dapat terjadi akibat pesawat masih menunggu penumpang, baik yang baru melapor (check in), pindah pesawat (transfer) atau penerbangan lanjutan (connecting flight).

  1. Faktor Teknis Operasional

Keterlambatan penerbangan seringkali disebabkan oleh faktor teknis operasional di bandara. Selain kondisi cuaca buruk yang umum diketahui, masalah seperti kerusakan landasan pacu, banjir, atau kebakaran dapat menghentikan sementara atau bahkan menghentikan seluruh operasional penerbangan. Selain itu, kepadatan lalu lintas udara, jadwal penerbangan yang tidak efisien, dan keterlambatan dalam persiapan pesawat seperti pengisian bahan bakar juga bisa menjadi penyebab utama keterlambatan. Semua faktor ini saling berkaitan dan dapat berdampak signifikan pada ketepatan waktu penerbangan.

  1. Faktor Cuaca

Cuaca adalah faktor tak terkendali yang sangat mempengaruhi operasional penerbangan. Hujan deras, badai petir, kabut tebal, angin kencang, bahkan abu vulkanik dapat menjadi penghalang bagi pesawat untuk terbang dengan aman dan tepat waktu. Bayangkan terbang di tengah badai petir; turbulensi yang hebat dapat mengguncang pesawat dan membuat penumpang merasa tidak nyaman. Kabut tebal yang membatasi jarak pandang membuat pilot sulit untuk melihat landasan pacu. Selain itu, angin kencang dapat mengganggu stabilitas pesawat saat lepas landas dan mendarat. Untuk memastikan keselamatan penerbangan, pilot, petugas pengendali lalu lintas udara, dan teknisi pesawat bekerja sama memantau kondisi cuaca secara ketat.

  1. Faktor Lain-lain

Selain faktor cuaca dan teknis, peristiwa tak terduga juga sering menjadi biang keladi keterlambatan penerbangan. Mulai dari demonstrasi yang menghambat akses ke bandara hingga bencana alam yang melumpuhkan seluruh wilayah, kejadian-kejadian ini dapat mengganggu jadwal penerbangan secara signifikan.

Dapat disimpulkan bahwa keterlambatan penerbangan disebabkan oleh berbagai faktor yang saling terkait. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi jadwal penerbangan. Sungguh menarik, bukan, bagaimana sebuah perjalanan udara bisa dipengaruhi oleh begitu banyak hal?

Sampai jumpa lagi di Translog Edu selanjutnya! Oh ya, minTics punya pantun nih

Jalan jalan ke Sulawesi Pulangnya beli roti,

Ingin belajar lebih dalam mengenai Transportasi ? Yuk daftar ITL Trisakti!

1