Menilik Masa Depan Transportasi dan Logistik: Dari Amanah Presiden hingga Keunggulan Akademik di ITL Trisakti - ITL Trisakti

Dunia transportasi dan logistik bukan sekadar tentang memindahkan barang, melainkan menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi yang terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman. Hal ini diulas secara menarik dalam bincang santai di podcast PORTAL (Podcast Anak Transportasi dan Logistik) bersama Bapak Dr. Yosi Pahala, dosen sekaligus pakar manajemen transportasi laut, yang membedah esensi serta perjalanan penting di balik berdirinya Institut Transportasi dan Logistik Trisakti.

Keberadaan ITL Trisakti tidak lepas dari perhatian pemerintah terhadap pentingnya pendidikan di bidang transportasi dan logistik. Dalam Forum Rektor tahun 2017, Presiden Joko Widodo sempat mengajukan pertanyaan krusial mengenai ada atau tidaknya institusi pendidikan yang secara khusus mendalami bidang logistik di Indonesia. Pertanyaan tersebut menjadi titik awal lahirnya momentum besar. Pimpinan ITL Trisakti, yang saat itu masih berbentuk STMT Trisakti, merespons dengan kesiapan untuk bertransformasi. Menindaklanjuti hal tersebut, Presiden mendorong agar institusi ini segera dikembangkan. Pada tahun akademik 2017/2018, ITL Trisakti resmi berdiri sebagai jawaban atas kebutuhan sumber daya manusia profesional di sektor transportasi dan logistik.

Secara filosofis, transportasi berasal dari kata “trans” dan “portare” yang berarti memindahkan sesuatu dari satu tempat ke tempat lain karena adanya kebutuhan atau jarak. Sementara itu, logistik berakar dari kata “logos” atau logis, yang menekankan pada pendekatan rasional, efektif, dan efisien dalam merencanakan serta mengendalikan perpindahan tersebut. Keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Transportasi berfokus pada sarana atau moda angkut, sedangkan logistik mencakup aspek yang lebih luas seperti perencanaan, pengendalian, penyimpanan, hingga penanganan barang khusus, termasuk barang berbahaya yang memerlukan fasilitas tertentu.

Dalam praktiknya, terdapat dua konsep utama dalam perdagangan, yaitu Ship Promote the Trade dan Ship Follow the Trade. Konsep pertama menempatkan transportasi sebagai pembuka akses wilayah baru, seperti yang terlihat pada program Tol Laut untuk menekan disparitas biaya logistik di daerah terpencil. Sementara itu, konsep kedua menunjukkan bahwa transportasi berkembang mengikuti jalur perdagangan yang sudah terbentuk.

Menariknya, perkembangan moda transportasi tidak selalu berarti menggantikan moda yang sudah ada. Kehadiran penerbangan bertarif rendah (Low Cost Carrier), misalnya, tidak sepenuhnya mematikan transportasi darat atau laut. Setiap moda tetap memiliki segmen pasarnya masing-masing. Bahkan, saat pandemi membatasi mobilitas udara, masyarakat kembali mengandalkan transportasi darat dan laut. Hal ini membuktikan bahwa antar moda dapat saling melengkapi dan beradaptasi, termasuk melalui inovasi layanan seperti peningkatan fasilitas transportasi darat agar mampu bersaing dengan kenyamanan moda udara.

Sebagai institusi pendidikan yang berfokus pada bidang ini, Institut Transportasi dan Logistik Trisakti menghadirkan tiga fakultas utama yang saling terintegrasi. Fakultas Teknik Transportasi berfokus pada pembangunan infrastruktur seperti dirgantara, kelautan, dan rekayasa infrastruktur. Fakultas Sistem Transportasi dan Logistik mengkaji perancangan serta pengelolaan sistem transportasi dan logistik secara menyeluruh. Sementara itu, Fakultas Manajemen Bisnis berperan dalam mengembangkan aspek implementasi dan manajerial dari sistem serta infrastruktur yang telah dibangun.

Pemahaman tentang logistik juga perlu diperluas oleh masyarakat. Logistik tidak hanya identik dengan kurir atau pengiriman barang, tetapi mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti logistik persampahan untuk pengelolaan limbah di perkotaan, logistik kebencanaan dalam penanganan situasi darurat seperti banjir, hingga logistik pangan yang berperan dalam menjaga stabilitas distribusi dan harga kebutuhan pokok.

Melalui pendidikan di Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, mahasiswa tidak hanya belajar memindahkan orang atau barang dari satu titik ke titik lain, tetapi juga dilatih untuk menentukan rute paling efisien, mengoptimalkan biaya, serta merancang sistem yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Di era digital yang terus berkembang, transportasi dan logistik akan semakin memainkan peran strategis dalam kehidupan manusia, menjadikannya sebagai bidang yang tidak hanya relevan, tetapi juga penuh peluang di masa depan.

Menjadi Bagian dari Solusi Masa Depan

Perkembangan transportasi dan logistik yang semakin kompleks menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu merancang solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat. Tantangan inilah yang dijawab oleh Institut Transportasi dan Logistik Trisakti melalui pendidikan yang terintegrasi antara ilmu, praktik, dan perkembangan teknologi.

Jika Anda ingin berkontribusi dalam membangun sistem transportasi yang efisien, memperbaiki rantai pasok, hingga menghadirkan solusi logistik bagi berbagai sektor kehidupan, maka inilah saat yang tepat untuk memulai langkah tersebut.

Bersama Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Anda tidak hanya belajar tentang transportasi dan logistik, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi bagian dari perubahan dan kemajuan di masa depan.

Mulailah perjalanan Anda hari ini, dan jadilah bagian dari generasi profesional yang akan menggerakkan dunia.

Writer : Aris Nur Wijaya
0