Sidang Terbuka Promosi Doktor Manajemen Kekhasan Transportasi: Dr. Lis Lesmini, S.H., M.Si. - ITL Trisakti

Jakarta, 11 Juni 2026 – Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti kembali menggelar Sidang Terbuka Promosi Doktor Manajemen dengan kekhasan Manajemen Transportasi di Kampus Direktorat Pascasarjana Lantai 3, Rawasari. Dalam sidang tersebut, Dr. Lis Lesmini, S.H., M.Si., dinyatakan lulus sebagai doktor dengan predikat “Cumlaude” dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3.88, menjadikannya lulusan ke-40 dari program doktoral ITL Trisakti.

Disertasinya yang berjudul “Peran Value Co-Creation dalam Memediasi Logistics Value dan Consumer Orientation terhadap Intention to Adopt Layanan Parcel Lockers dengan Green Awareness Sebagai Variabel Moderasi; Study pada Last-Mile Delivery” membedah perilaku konsumen dalam mengadopsi layanan loker paket (parcel locker) sebagai inovasi pengiriman akhir.

Sidang promosi doktor dipimpin oleh Dr. Aang Gunawan, AMTrD, M.M., selaku Pimpinan Sidang. Adapun tim promotor terdiri atas Prof. Dr. Ir. Prasadja Ricardianto, M.M. (Promotor), Dr. Nofrisel, S.E., M.M., CSLP., ESLog., dan Dr. Yana Tatiana, S.E., M.Si. (Ko-Promotor), serta Prof. Ir. Edi Abdurachman, M.S., M.Sc., Ph.D., dan Prof. Dr. Drs. Irdam Ahmad, M.Stat. sebagai dewan penguji.

Riset ini membuktikan bahwa logistics value dan orientasi konsumen berpengaruh besar dalam mendorong niat adopsi, di mana partisipasi aktif konsumen (value co-creation) bertindak sebagai jembatan mediasi yang krusial. Masih sangat relevan di tengah lonjakan transaksi e-commerce Indonesia yang menembus Rp1.288 triliun, di mana fase last-mile justru menjadi titik paling tidak efisien dan tinggi emisi akibat dominasi sistem antar ke rumah (home delivery) dan COD.

Sementara itu, Dr. Lis Lesmini, S.H., M.Si. menyampaikan pandangannya pasca sidang: “Inti dari disertasi ini adalah solusi mengatasi masalah pengiriman akhir (last-mile delivery). Di Indonesia, tantangannya adalah mengubah budaya masyarakat yang masih terbiasa dimanjakan dengan pengiriman langsung ke depan pintu rumah. Namun, riset ini membuktikan potensi dan niat adopsi dari pekerja swasta dan ibu rumah tangga sebenarnya sangat tinggi. Ke depan, jika dikelola di tempat strategis seperti stasiun MRT/LRT, rumah sakit, dan kampus, layanan ini bisa menjadi solusi nyata untuk memangkas kemacetan kurir dan menurunkan emisi polusi udara di perkotaan.”

Turut hadir juga untuk memberikan sambutan, Dr. Okin Ringan Purba, S.E., M.M., CSLP., CPMP., menyatakan apresiasinya terhadap hasil pencapaian ini. Beliau berharap gelar yang diraih mampu menjadi jembatan emas (golden bridge) yang menyederhanakan teori logistik dan rantai pasok yang kompleks menjadi solusi nyata, efektif, dan efisien untuk diterapkan langsung di industri nyata demi mengejar ketertarikan logistik Indonesia di kancah dunia.

Harapannya dari Dr. Lis agar dapat terus berkomitmen mengembangkan ilmu pengetahuan, melakukan riset yang bermanfaat, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan sistem logistik Indonesia agar lebih efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Writer: Zulfikar

0