Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti adakan Diskusi Publik  Sekaligus Penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) bersama Institut Studi dan Transportasi (INSTRAN) dan Beerka

Jakarta, 20 Juni 2024 – Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti, bersama dengan Institut Studi dan Transportasi (INSTRAN) dan Beerka, telah melaksanakan Diskusi Publik sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan MoU kali ini diwakili oleh H. Basri Fahriza, PhD selaku Wakil Rektor IV ITL Trisakti, Felix Iryantomo selaku perwakilan dari INSTRAN, dan Puji Sulistiono, S.Si selaku perwakilan dari Beerka.

Setelah penandatanganan MoU, acara dilanjutkan dengan kegiatan diskusi publik yang mengangkat tema menarik “Promoting Employee Engagement in Road Safety”

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV menyampaikan akan pentingnya perhatian terhadap keselamatan jalan di Indonesia “Safety menjadi isu utama di Indonesia, sehingga topik ini sangat relevan untuk didiskusikan guna meningkatkan keamanan jalan di Indonesia di masa depan. Hari ini kami menghadirkan pembicara-pembicara yang kompeten di bidangnya, sehingga acara ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi semua pihak dan mahasiswa yang hadir,”  ujar Basri.

Dimoderatori oleh peneliti senior INSTRAN, yaitu Felix Iryamtomo, dkusi publik ini menghadirkan pembicara dari berbagai bidang, antara lain:

  1. Dyah Fitria Permata Sari, SSIT, MMTR – Ketua Tim Kelompok Substansi Pengembangan Keselamatan Direktorat STJ Ditjen Perhubungan Darat.
  2. Dr. Olfebri, S.Sos, MM – Wakil Rektor II ITL Trisakti.
  3. Nurwenda Putra – Head of Bancassurance AXA Insurance.

Felix Iryantomo, dalam sambutannya, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas di Indonesia. “Salah satu alasan pelaksanaan diskusi umum ini didasari oleh keprihatinan yang mendalam dimana tingkat kecelakaan lalu lintas di Indonesia saat ini masih sangat tinggi dan yang lebih memprihatinkan lagi adalah korban kecelakaan ini didominasi oleh usia produktif: anak-anak sekolah, mahasiswa sampai dengan pekerja. Maka dengan kesempatan kali ini kita akan mengupas bagaimana perusahaan-perusahaan akan melibatkan pegawainya untuk aware terhadap keselamatan di jalan. Mudah-mudahan diskusi umum ini bisa sangat menarik dan kesimpulan-kesimpulan yang dihasilkan bisa ditindaklanjuti oleh civitas akademik maupun pemerintah,” ungkap Felix

Sebelum menutup rangkain kegiatan diskusi publik ini, Felix menyampaian bahwa yang dipaparkan para narasumber kali ini saling terkait satu sama lain. Dyah Fitria Permata Sari menyampaikan program-program pemerintah untuk menekan tingkat kecelakaan. Dr. Olfebri membahas pentingnya pengendalian diri dalam berlalu lintas untuk menghindari emosi yang memicu kecelakaan. Sementara itu, Nurwenda Putra menjelaskan bagaimana peran asuransi dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas melalui manajemen risiko dan proteksi diri serta aset.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara pihak ITL Trisakti, INSTRAN, Beerka, dan para mahasiswa yang hadir secara luring. Penandatanganan MoU ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif di masa depan. Diskusi umum ini juga diharapkan memberikan manfaat yang dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di jalan raya Indonesia.

Reporter: Arel

Writer: Inayah

Photografer: Jovita