Jakarta, 28 April 2026 – Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti resmi memperkuat jejaring kemitraan strategis di bidang pendidikan dan industri penerbangan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ikatan Pilot Indonesia (IPI). Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kompetensi pilot di Indonesia.
Prosesi ini dihadiri langsung oleh pimpinan kedua institusi, di antaranya Rektor ITL Trisakti, Dr. Yuliantini, AMTrU, MM, beserta jajaran Wakil Rektor. Sementara itu, pihak Ikatan Pilot Indonesia diwakili oleh Wakil Ketua IPI, Capt. Fauzie Ervhan Ardiansjah, yang hadir didampingi oleh tim delegasinya. Sebagai organisasi profesi pilot di Indonesia, IPI berperan penting dalam menjaga standar kompetensi dan profesionalisme awak pesawat di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Rektor ITL Trisakti menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi dunia pendidikan maupun industri penerbangan. Beliau menekankan bahwa ITL Trisakti telah menyediakan kemudahan bagi para profesional, termasuk pilot aktif, untuk melanjutkan pendidikan melalui sistem pembelajaran daring yang didukung pemerintah.
“Banyak pilot yang saat ini sedang menempuh pendidikan di ITL Trisakti dan bahkan akan segera lulus. Kami juga membuka peluang bagi para pilot untuk berkontribusi dalam kegiatan akademik seperti memberikan kuliah umum, sehingga dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang penerbangan. Harapannya ke depan akan semakin banyak pilot profesional yang juga berkiprah di dunia akademik, bahkan menjadi profesor,” ucap beliau.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua IPI menyampaikan apresiasi mendalam atas terwujudnya kolaborasi ini. Beliau menjelaskan bahwa industri penerbangan yang dinamis membutuhkan perpaduan antara keahlian teknis dan wawasan manajerial. Melalui kerja sama ini, IPI berharap dapat meningkatkan daya saing pilot Indonesia agar memiliki dasar akademik yang kuat untuk menghadapi tantangan ekonomi global.
“Dunia penerbangan saat ini sangat dinamis dan penuh tantangan teknis maupun ekonomi. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat meningkatkan daya saing pilot Indonesia dengan mencetak lulusan bergelar Sarjana (S1) yang memiliki wawasan manajerial dan terstruktur. Kami juga berharap kurikulum yang ada terus adaptif terhadap kondisi industri,” ungkap Wakil Ketua IPI.
Acara dilanjutkan dengan sesi dialog yang membahas secara mendalam mengenai perkembangan teknologi sistem penerbangan masa kini, dinamika profesi pilot, hingga pembahasan studi kasus terkini.
Puncak acara ditandai dengan prosesi penandatanganan MoU yang dilanjutkan dengan pertukaran plakat serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kedua belah pihak. Melalui sinergi ini, ITL Trisakti dan IPI berkomitmen untuk terus mencetak SDM transportasi udara yang unggul, profesional, dan siap menghadapi tantangan global.