Sidang Terbuka Promosi Doktor Manajemen Kekhasan Transportasi: Dr. Capt. Rudy Susanto, M.Pd - ITL Trisakti

Jakarta, 12 Agustus 2026 – Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti menyelenggarakan Sidang Terbuka Promosi Doktor Manajemen dengan kekhasan Manajemen Transportasi Maritim di Kampus Direktorat Pascasarjana ITL Trisakti, Lantai 3, Rawasari, Jakarta Timur. Dalam sidang tersebut, Dr. Capt. Rudy Susanto, M.Pd berhasil meraih gelar doktor dengan nilai A, IPK 3,88, dan predikat Sangat Memuaskan, serta resmi menjadi Doktor ke-53 yang diluluskan oleh Program Doktor ITL Trisakti

Disertasi yang berjudul “Pemodelan Sistem Informasi Pengaturan Lalu Lintas Kapal Berbasis Data AIS dengan Metode DBSCAN: Studi Kasus Perairan Laut Balikpapan dan Samarinda” mengkaji optimalisasi manajemen alur pelayaran di wilayah perairan strategis Kalimantan Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya pertumbuhan ekonomi di Samarinda dan Balikpapan yang memicu lonjakan aktivitas transportasi laut. Meskipun demikian, kawasan tersebut memiliki risiko kecelakaan tinggi seperti insiden tubrukan kapal yang mencapai rata-rata 15 kejadian per tahun sementara pengawasan lalu lintas kapal masih bersifat konvensional, reaktif, dan minim pertimbangan risiko. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara peningkatan volume pelayaran dan efektivitas manajemen alur, sehingga diperlukan model berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan secara presisi.

Sidang promosi dipimpin oleh Prof. Ir. Edi Abdurachman, MS., M.Sc., Ph.D. selaku Pimpinan Sidang. Tim promotor terdiri atas Prof. Dr. Ing. Ir. Muh. Yamin Jinca, MS.Tr. sebagai Promotor, serta Dr. Marthaleina Ruminda S, S.Kom, M.M. dan Dr. Drs. Asep Suparman, DESS. sebagai Ko-Promotor. Sementara itu, Dewan Penguji terdiri dari Dr. Aang Gunawan, AMTrD, M.M. dan Dr. Siti Maimunah, S.Si., M.S.E., M.A.

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui integrasi analisis data Automatic Identification System (AIS) historis dan real-time. Mengolah dataset sebesar 1.021.899 titik data dari 2.240 kapal aktif selama 6 hari di perairan Balikpapan–Samarinda, wilayah studi dibagi menjadi tiga zona utama untuk memetakan density heatmap dan merancang alur pelayaran sesuai standar IMO Ships’ Routeing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma clustering DBSCAN tervalidasi sangat efektif memisahkan pola rute yang kompleks menjadi struktur alur yang teratur dan presisi. Pengoperasian model ini diwujudkan dalam platform sistem informasi Pilot Information Platform PB Vessel. Transisi dari manajemen reaktif menuju manajemen proaktif berbasis data ini terbukti mampu mengidentifikasi titik rawan1, mengurangi waktu tunggu, meningkatkan efisiensi bahan bakar, serta meminimalkan risiko tubrukan kapal secara signifikan.

Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merekomendasikan sosialisasi dan validasi lapangan terbatas dalam jangka pendek, serta pengintegrasian model rute usulan ke dalam sistem operasional Vessel Traffic Services (VTS) dan kebijakan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dalam jangka panjang. Pengintegrasian model ke dalam kebijakan Kementerian Perhubungan, tata ruang laut, dan pemerintah daerah sangat dianjurkan untuk mendukung keselamatan navigasi serta memperkaya literatur manajemen transportasi laut nasional.

Dalam sambutannya, Dr. Capt. Rudy Susanto, M.Pd. menekankan pentingnya hilirisasi riset bagi kepentingan masyarakat.

“Mari selalu kita mengedepankan kepastian bahwa pemodelan dan penelitian yang dihasilkan betul-betul bermanfaat untuk masyarakat luas,” ungkapnya.

Turut memberikan sambutan, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Dr. Hartanto, M.H., M.Mar.E., menyampaikan apresiasinya atas kontribusi akademis tersebut.

“Hasil ini bukan hanya sekadar kelulusan akademis, melainkan tonggak penting agar pelabuhan-pelabuhan di Indonesia memiliki peran lebih besar dalam melayani masyarakat. Indonesia adalah negara besar kepulauan serta pelabuhan, peran pelabuhan dan peran human capital sangat penting dalam menjamin keselamatan lalu lintas pelayaran.” ujarnya

Melalui sidang promosi doktor ini, ITL Trisakti kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan doktor yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan penyusunan kebijakan strategis di sektor transportasi dan logistik. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi regulator dan operator dalam menciptakan sistem navigasi pelayaran yang lebih aman, efisien, dan berdaya saing.

Writer : Zulfikar

0